Kapolri Mutasi Kapolda 2026: Ini Daftar Lengkap 9 Kapolda yang Diganti dalam Rotasi Terbaru Polri

Kapolri Mutasi Kapolda

Borneo Nusantara News - Jakarta, Kebijakan kapolri mutasi kapolda kembali menjadi sorotan publik setelah Polri melakukan rotasi besar-besaran terhadap sejumlah jabatan strategis di lingkungan kepolisian. Dalam mutasi terbaru ini, sebanyak sembilan kepala kepolisian daerah atau Kapolda mengalami pergantian posisi. Kebijakan kapolri mutasi kapolda tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP./2026 tanggal 7 Mei 2026 yang mencakup rotasi pejabat tinggi hingga perwira menengah di tubuh Polri.

Langkah kapolri mutasi kapolda ini disebut sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier personel agar kinerja kepolisian semakin profesional menghadapi tantangan tugas yang terus berkembang. Selain mengganti sejumlah Kapolda, mutasi kali ini juga melibatkan promosi jabatan besar-besaran di level Mabes Polri maupun kewilayahan.


Daftar 9 Kapolda yang Diganti dalam Mutasi Polri 2026

Dalam kebijakan kapolri mutasi kapolda terbaru, sejumlah nama perwira tinggi bergeser dari satu wilayah ke wilayah lain. Berikut daftar lengkap pergantian Kapolda yang menjadi perhatian publik.


1. Kapolda Kalimantan Utara Diganti

Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Utara dimutasi menjadi Kapolda Sumatera Barat. Pergeseran ini menjadi bagian penting dari agenda kapolri mutasi kapolda tahun 2026.

Posisi Kapolda Sumatera Barat sebelumnya diisi Irjen Pol Gatot Tri Suryanta yang kini dimutasi menjadi Pati Lemdiklat Polri. Sementara itu, kursi Kapolda Kalimantan Utara kini diisi Brigjen Pol Agus Wijayanto.

Rotasi ini disebut sebagai langkah strategis Polri untuk memperkuat pengawasan dan pelayanan di wilayah perbatasan serta daerah rawan kejahatan lintas negara.


2. Kapolda Kalimantan Barat Berganti

Salah satu mutasi yang paling menyita perhatian dalam agenda kapolri mutasi kapolda adalah pergantian Kapolda Kalimantan Barat.

Irjen Pol Pipit Rismanto dimutasi menjadi Kapolda Jawa Barat menggantikan Irjen Pol Rudi Setiawan yang dipindahkan menjadi Pati Bareskrim Polri.

Sementara jabatan Kapolda Kalbar kini diemban oleh Irjen Pol Alberd Teddy Benhard yang sebelumnya merupakan Pati Bareskrim Polri.

Mutasi ini dinilai penting mengingat Jawa Barat merupakan salah satu wilayah strategis dengan tingkat aktivitas masyarakat yang sangat tinggi.


3. Kapolda Maluku Utara Diisi Brigjen Pol Arif Budiman

Dalam rotasi kapolri mutasi kapolda, Brigjen Pol Arif Budiman resmi dipercaya menjadi Kapolda Maluku Utara.

Ia menggantikan Irjen Pol Waris Agono yang dimutasi menjadi Pati Polda Malut.

Pergantian pimpinan di wilayah Maluku Utara dinilai sebagai upaya Polri memperkuat stabilitas keamanan kawasan timur Indonesia yang terus berkembang dari sisi investasi dan aktivitas masyarakat.


4. Kapolda NTB Resmi Berganti

Mutasi berikutnya dalam daftar kapolri mutasi kapolda terjadi di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja dipercaya menjabat Kapolda NTB menggantikan Irjen Pol Edy Murbowo yang kini ditarik menjadi Pati Polda NTB.

Rotasi ini diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kepolisian di wilayah NTB yang menjadi salah satu destinasi wisata internasional di Indonesia.


5. Bengkulu Dapat Kapolda Baru

Brigjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid resmi dimutasi menjadi Kapolda Bengkulu.

Ia menggantikan Irjen Pol Mardiyono yang mendapat promosi menjadi Kakorbinmas Baharkam Polri.

Kebijakan kapolri mutasi kapolda di Bengkulu ini menjadi bagian dari strategi penyegaran organisasi agar pelayanan publik dan pengamanan wilayah semakin optimal.


6. Kapolda Sulawesi Tenggara Berganti

Dalam rotasi terbaru, Brigjen Pol Himawan Bayu dipercaya menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Tenggara.

Ia menggantikan Irjen Pol Didik Agung Widjanarko yang dimutasi menjadi Pati Polda Sultra.

Mutasi ini menjadi bagian dari penguatan kepemimpinan Polri di kawasan Sulawesi yang terus berkembang dari sisi ekonomi maupun keamanan.


7. Wakapolda Sulteng Naik Jadi Kapolda

Agenda kapolri mutasi kapolda juga membawa Brigjen Pol Nasri naik jabatan menjadi Kapolda Sulawesi Tengah.

Sebelumnya, Nasri menjabat sebagai Wakapolda Sulawesi Tengah. Kini ia menggantikan Irjen Pol Endi Sutendi yang dimutasi menjadi Pati Polda Sulteng.

Promosi ini menjadi bukti bahwa Polri terus memberikan kesempatan karier kepada personel yang dinilai memiliki kompetensi dan pengalaman memadai.


Kadivhumas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri.

Menurutnya, kebijakan kapolri mutasi kapolda bukan sekadar pergantian posisi, melainkan bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, dan peningkatan profesionalisme personel.

Ia menegaskan bahwa tantangan tugas Polri saat ini semakin kompleks sehingga diperlukan penyegaran kepemimpinan di berbagai daerah.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” ujar Johnny dalam keterangannya.


Total 108 Personel Dimutasi dan Dipromosikan

Selain daftar kapolri mutasi kapolda, Polri juga melakukan rotasi dan promosi terhadap total 108 personel. Sebanyak 91 personel masuk kategori promosi dan flat jabatan. Mutasi ini mencakup berbagai posisi strategis baik di Mabes Polri maupun di tingkat kewilayahan.

Dalam mutasi tersebut, Komjen Pol Panca Putra mendapat penugasan baru sebagai Kalemdiklat Polri. Tak hanya itu, terdapat pula:

16 personel promosi menjadi Irjen Pol

3 personel mengalami flat jabatan setingkat Irjen Pol

43 personel promosi menjadi Brigjen Pol

16 personel promosi menjadi Kombes Pol


Promosi Kombes Pol terdiri dari:

Nivelering IIB1 sebanyak 12 personel

Nivelering IIB2 sebanyak 3 personel

Nivelering IIB3 sebanyak 1 personel


Selain promosi jabatan, mutasi juga mencakup personel yang selesai pendidikan serta anggota yang memasuki masa pensiun.

Kebijakan kapolri mutasi kapolda tahun 2026 menjadi salah satu rotasi besar di tubuh Polri yang melibatkan sembilan Kapolda dan total 108 personel. Pergeseran jabatan ini dilakukan sebagai bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, dan peningkatan profesionalisme personel kepolisian.

Dengan hadirnya pimpinan baru di sejumlah wilayah strategis, masyarakat berharap agenda kapolri mutasi kapolda mampu membawa perubahan positif dalam pelayanan publik, keamanan daerah, dan penegakan hukum di Indonesia. Selain menjadi rutinitas organisasi, mutasi ini juga menjadi momentum penting bagi Polri untuk terus meningkatkan kepercayaan masyarakat di tengah tantangan zaman yang semakin dinamis.

Related

news 6067351595450737564

Ads

Banyak Dibaca


Anggota dari

Anggota dari

item