Kejati Kalimantan Tengah Tetapkan Lima Tersangka Dugaan Tindak Pidana Korupsi

Kejati Kalimantan Tengah Tetapkan Lima Tersangka Dugaan Tindak Pidana Korupsi


Borneo Nusantara News - Palangka Raya, Terkait hasil Penyidikan dugaan Tindak Pidana Korupsi pada Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Selatan Tahun Anggaran 2020 - 2021, melalui siaran pers Nomor: PR- 02/O.2.3/Kph/01/2024,JL. Imam Bonjol No.10, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Jum'at (05/01/2024).

Tim penyidik kejaksaan tinggi kalimantan tengah telah menemukan sedikitnya 2 (dua) alat bukti, yang mana dengan alat bukti tersebut membuat terang tindak pidana dan dapat ditetapkan tersangkanya. Sehingga Pada hari Jum’at , tanggal 05 Januari  2024, tim penyidik kejaksaan tinggi kalimantan tengah menetapkan 5 (lima) orang tersangka dugaan tindak pidana korupsi pada pengelolaan dana bantuan operasional kesehatan (BOK) pada dinas kesehatan kabupaten barito selatan tahun anggaran 2020-2021, yang kasus posisinya sebagai berikut:

1.­ Pada tahun 2020, pemerintah daerah kabupaten barito selatan menerima dana alokasi khusus Non Fisik (DAK-NF) senilai Rp. 14.193.918.000,- (empat belas miliar seratus sembilan puluh tiga juta sembilan ratus delapan belas ribu  rupiah), yang dipergunakan untuk : BOK Puskesmas, BOK Dinas Kesehatan, BOK Sistem E-Logistik Obat dan BMHP, BOK Stunting,  dukungan manajemen, akreditasi puskesmas, jampersal, pengawasan obat dan makanan. 

2.­ Pada tahun 2021, pemerintah daerah kabupaten barito selatan juga menerima dana alokasi khusus Non Fisik (DAK-NF) senilai Rp. 16.414.374.000,- (enam belas miliar empat ratus empat belas juta tiga ratus tujuh puluh empat ribu rupiah), yang dipergunakan untuk : BOK Kab/Kota, BOK puskesmas, BOK kefarmasian dan alkes, BOK stunting, jaminan persalinan, dukungan akreditasi puskesmas, dukungan akreditasi laboratorium kesehatan, pengawasan obat dan makanan. 

3.­ Bahwa total bantuan operasional kesehatan (BOK) puskesmas pada dinas kesehatan kabupaten barito selatan tahun anggaran 2020-2021 sebesar Rp. 32.216.739.200,- tersebut dikelola / dipergunakan tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan cara dicairkan tunai kemudian di setor dan atau ditransfer  ke rekening pribadi beberapa pegawai dinas kesehatan kabupaten barito selatan yang tidak dapat dipertanggung  jawabkan.

4.­ Terkait kerugian negara dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi bantuan operasional kegiatan (BOK) pada dinas kesehatan kabupaten barito selatan tahun anggaran 2020 s/d 2021, tim penyidik masih menunggu laporan hasil perhitungan kerugian keuangan negara dari auditor.

Adapun tersangka yang telah ditetapkan sebagai berikut : 

1. Tersangka PMI sebagai  bendahara pengeluaran tahun 2020 s./d  2021 pada dinas kesehatan kabupaten barito selatan 

pasal yang disangkakan melanggar pasal 2 ayat (1) jo. pasal 3 jo. pasal 18 undang-undang R.I. Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang R.I. Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP Jo pasal 65 ayat (1) KUHP;

2. Tersangka  MJR sebagai  pengelola BOK kabupaten dan pengelola BOK puskesmas tahun 2020 s/d 2021 pada dinas kesehatan kabupaten barito selatan 

pasal yang disangkakan melanggar pasal 2 ayat (1) jo. pasal 3 jo. pasal 18 undang-undang R.I. Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang R.I. Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP Jo pasal 65 ayat (1) KUHP;

3. Tersangka ICD sebagai kepala bidang kesmas selaku pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) tahun 2020 s/d 2021 pada dinas kesehatan kabupaten barito selatan 

pasal yang disangkakan melanggar pasal 2 ayat (1) jo. pasal 3 jo. pasal 18 undang-undang R.I. Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang R.I. Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP Jo pasal 65 ayat (1) KUHP;

4. Tersangka DKP sebagai  kepala dinas kesehatan kabupaten barito selatan tahun 2020 selaku pengguna anggaran (PA) 

pasal yang disangkakan melanggar pasal 2 ayat (1) jo. pasal 3 jo. pasal 18 undang-undang R.I. Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang R.I. Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.

5. Tersangka DS sebagai  kepala dinas kesehatan kabupaten barito selatan tahun 2021 selaku pengguna anggaran (PA) 

pasal yang disangkakan melanggar pasal 2 ayat (1) jo. pasal 3 jo. pasal 18 undang-undang R.I. Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang R.I. Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP. (Mirhan)

Related

regional 8812011133893609501

Opini Coach Addie

Hakikat Rasa Sakit

Keputusan yang bijak adalah mengasah kebijaksanaan dalam menghadapi setiap lelah, rasa sakit, gelisah, kesedihan, luka lara, patah hati, dan...


Kapolres Barito Selatan & Jajaran

Kapolres Barito Selatan & Jajaran
Klik gambar untuk menonton

Kadis PUPRPKP Kapuas

Kadis PUPRPKP Kapuas
Klik gambar menonton video

PJ Bupati Kab Kapuas

PJ Bupati Kab Kapuas
Klik Gambar untuk Menonton

Banyak Dibaca

Kapolsek Kahayan Kuala


item